Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Vitamin Tak Selalu Menyehatkan, Bisa Picu 5 Masalah Kesehatan Berikut

informasibali.com/ist /suara.com/Vitamin Tak Selalu Menyehatkan, Bisa Picu 5 Masalah Kesehatan Berikut

Suplemen makanan adalah produk kesehatan alami seperti vitamin, mineral, asam amino, enzim, ekstrak tumbuhan, dan ganggang yang digunakan untuk tambahan pola makan sehat. 

Suplemen yang paling banyak digunakan adalah vitamin dan mineral. Melansir dari Medical Xpress, paling banyak digunakan adalah vitamin D, vitamin C, kalsium, magnesium dan vitamin A.

Meskipun demikian, ada bahaya dari suplemen makanan. Berikut lima jenis bahaya yang dapat terjadi pada konsumsi suplemen, antara lain:

1. Efek samping 

Efek samping dari vitamin dan mineral dapat terjadi dari penggunaan jangka pendek atau panjang. Biasanya efek samping muncul dari dosis yang terlalu tinggi, tetapi tidak selalu terkadi. 

Suplemen makanan juga dapat menyebabkan penyakit baru atau mengganggu kondisi yang ada. Ada risiko dari suplemen tertentu selama kehamilan dan menyusui juga

2. Interaksi obat

Interaksi suplemen dengan obat lain, makanan tertentu, dan beberapa penyakit dapat membuat obat lain lebih toksik atau kurang efektif.

3. Klaim Berlebih 

Ada klaim berlebih dalam penggunaan suplemen. Tertipu dengan klaim yang menawarkan harapan palsu dapat menurunkan moral dan membuat depresi yang bagi sebagian orang dapat membuat perbedaan antara terus mengelola kondisi kesehatan dan menyerah.

4. Beban obat

Ketika jumlah obat-obatan dan suplemen meningkat, demikian juga kemungkinan terjadi masalah. Ini termasuk risiko efek samping, interaksi obat, atau membuat kesalahan.

5. Menunda terapi yang lebih efektif

Waktu yang dihabiskan untuk mengambil produk yang tidak efektif seperti suplemen dapat menunda intervensi yang lebih efektif. Hal ini akan membuang waktu yang berharga dan memungkinkan penyakit untuk berkembang.(sumber: suara.com) Baca juga: Wawali Arya Wibawa Serahkan Bantuan Pangan Kuatkan Dapur Umum Yadnya


TAGS :

Komentar