Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

5 Bumbu Dapur Yang Bisa Diolah Jadi Ramuan Herbal

informasibali.com/ist /suara.com/5 Bumbu Dapur Yang Bisa Diolah Jadi Ramuan Herbal

Tak cuma jadi bumbu dapur, sejumlah rempah-rempah ini menyimpan khasiat yang mampu membantu merampingkan tubuh jika diolah menjadi ramuan herbal.

Mulai dari asam jawa hingga lada hitam, simak rempah-rempah untuk ramuan herbal, seperti dikutip dari TanamanObat.id berikut ini:

Madu dan kayu manis

Mengonsumsi madu yang dicampur dengan teh kayu manis dapat meningkatkan metobalisme, energi, dan detoksifikasi tubuh.

Khasiat madu berperan sebagai metabolisme, sedangkan kayu manis dapat menangkal resistensi insulin dan mengurangi stres oksidatif.

Pada tahun 2013 silam, sebuah penelitian yang terbit di Diabetes Care Journal menyebutkan, orang yang diberi kapsul kayu manis dalam jumlah enam gram per hari akan mengalami penurunan kadar glukosa. Yakni 18 hingga 29 persen setelah 40 hari.

Selain itu, kayu manis juga menurunkan kolestrol buruk hingga 27 persen, sehingga ini bisa menurunkan berat badan.

Asam jawa

Asam jawa merupakan bumbu dapur yang berguna sebagai tanaman obat, salah satunya untuk penurunan berat badan. Mengandung saponin, flavonoid dan juga tannin, kandungan ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh untuk mendegradasi lemak.


Walaupun kandungan tersebut memiliki fungsi utama untuk menurunkan kadar kolestrol, asam jawa terbukti dapat menjadi obat pelangsing alami.

Kunyit

Tanaman bumbu dapur ini sudah sering dipakai oleh masyarakat Indonesia. Mulai dari jamu bahkan sampai masakan kuliner.

Kunyit juga dapat membantu diet Anda, karenanya kunyit bisa membantu menurunkan jaringan lemak dan mencegah bertambahnya berat badan.

Sebuah penelitian mengungkap, kunyit memiliki senyawa penting bagi kesehatan, antara lain lemak, karbohidrat, protein, kalium, mineral, zat pati, fosfor, minyak asiri, dan senyawa kurkuminoid.

Jinten hitam

Jinten hitam dikatakan berguna untuk menurunkan berat badan secara alami. Lewat kandungan lebih dari 100 unsur kimia alami seperti oleat dan omega 3, jinten hitam juga berguna untuk menurunkan kolestrol jahat dan meningkatkan lemak baik.

Selain itu, kandungan asam amino pada biji jinten hitam terdiri dari 21 persen protein, 35 persen karbohidrat, 35 hingga 38 persen lemak monosakarida, dan polisakarida yang baik untuk serat diet.

Lada hitam

Kandungan piperin pada lada hitam dikatakan ampuh untuk menurunkan berat badan. Selain itu, lada hitam juga membantu pembakaran lemak pada tubuh manusia.

Kandungan piperin juga ampuh mencegah pembentukan jaringan lemak baru, dan berperan penting dalam menjaga lemak agar tetap terkontrol.(sumber: suara.com) Baca juga: Jaya Negara Buka Kejuaraan Tenis Meja Peringati Bulan Bung Karno


TAGS :

Komentar